Postingan

Idul Adha, the first time I was Qurban

Gambar
Alhamdulillahhil aliyyil adzim. Subhanallah. Taqabbalallahu minna wa minkum. Segala puji bagi Allah yang telah memberikan saya rezeki untuk dapat berkurban di tahun ini. MasyaAllah alhamdulillah. Hal yang sama sekali tidak saya sangka. Begitu besar kenikmatan yang Allah berikan kepada saya yang saya pikir saya tidak akan melaksanakannya di tahun ini. Tapi kun fayakun🥹 Masih dengan perasaan bahagia dan haru. Idul Adha mengajarkan ku tentang arti ‘kepemilikan’ yang sesungguhnya. Sebenarnya di tahun ini tidak ada berkurban dalam list ku. Jujur ada suatu keinginan yang aku hendak capai di tahun ini terkait dengan materi. Sedikit lagi aku hampir mewujudkannya. Namun, waktu awal Juni ibuku menawarkan ku seekor kambing untuk dikurbankan di Hari Idul Adha nanti. Seketika aku terharu, aku ingin menangis. Aku teringat akan tabunganku yang aku tabung hampir setahun ini. Tidak ada rasa sedih akan kehilangan uang itu, karena sesungguhnya Allah lah yang selama ini memberiku rezeki termasuk tab...

2022; growing with the pain

2022; tumbuh bersama luka sebagian orang, 2022 adalah tahun bahagianya, sebagian lagi menjumpai kepedihannya, dan sebagian lagi telah mencapai impiannya, dan sebagian lagi mendapatkan apa yang dia inginkan dan mendapatkan apa yang tidak pernah dipikirkannya selama ini. 2022-ku, kuberi nama; tumbuh bersama rasa sakit percaya dan dikhianati secara bersamaan mencintai dan dihancurkan secara bersamaan semuanya terjadi secara bersamaan saat diriku berada di titik paling rendah. kusembunyikan dari kerumunan, dari kedua orangtuaku, dari saudara-saudariku, dari orang-orang terdekatku, dari hujan dan angin, dari langit dan cakrawala, dan dari laut yang hampir setiap hari ku kunjungi. kecuali, Tuhanku. yang tahu pada saat aku menangis sesegukan saat bersujud, yang tahu rasa sakit saat aku menarik napas, yang tahu rasanya menahan linangan di kerumunan yang tahu segalanya di saat aku bungkam berat yang semakin, karena pada saat itu aku telah memiliki tanggungjawab karir hari demi hari, ...

Teman dan Temanu

Di umur seperempat abad kita harus menyadari bahwa yang benar-benar disebut dengan teman hanya dapat dihitung dengan jari.  Di kondisi gue yang sekarang mencari teman yang bermanfaat bagi waktu itu langka banget. Pada suatu kondisi ketika gue keluar rumah, tiba-tiba di kepala gue seakan nyeletuk "kau harus terima bahwa teman yang kau anggap teman itu cuma mereka." Dan di saat itu pula hatiku menerima dengan lapang, "iya tidak apa-apa. Walaupun hanya bisa di hitung dengan jari setidaknya mereka cukup bermanfaat." Yup, gue bilang mereka cukup bermanfaat.  Karena ketika gue bersama salah satu dari mereka gue dapat 'sesuatu' yang gue ga dapat di orang lain.  Gue ga nyaman dengan perbincangan ngegibah kejelekan orang, ataupun cuma duduk dan selfie-selfie cantik di cafe. Memory penuh, dompet terkuras.  Sebenarnya ya, menurut gue. Kita tuh harus punya teman curhat setidaknya 1 orang. Kalau bisa orangnya pendengar terbaik. Itu udah cukup banget. Untuk meminimalisir ...

Rosi's day

Wah gue udah 19 tahun sob. Ga terasa banget. Pertama saya mengucapkan puji syukur kepada Allah swt. karena hingga sekarang saya masih diberi kesempatan untuk menghirup, masih di beri kesempatan untuk bisa memperpaiki diri sebelum menghadap-Nya. Kemudian untuk kedua orangtua saya. Mungkin kata terima kasih tidaklah cukup. Tapi untuk sekarang hanya itu yang bisa saya lakukan. Terima kasih banyak yang selama ini telah membesarkan saya. YaAllah berilah mereka kesehatan agar saya bisa membalas jasa mereka. Dan untuk teman2 yang telah mendoakan saya. Jazakillahu/jazakallahu khairon. Semoga kebaikan atas doamu akan berbalik padamu juga. 19, pra memasuki seperempat abad. Gue semakin sangat sadar siapa orang2 yang pantas digenggam di umur gue yang sudah banyak ini. Gue akan memfilter orang2 yang selama ini hanya memberi dampak negatif dalam hidup. Tidak ada pintu lagi buat kalian. Namun kalian masih ada dalam lingkaran pertemanan. Gue bertanya-tanya, 2 3 4 5 tahun ke depan gue bakal...

Being an Introvert

Manusia memiliki kepribadian, karakter, pola pikir, dan sudut pandang yang berbeda-beda. Gue tau di dunia ini tidak hanya ada satu dua orang, tapi miliyaran manusia yang hidup. Beda halnya bagi introvert dia hanya mampu melihat beberapa manusia yang berada di muka bumi untuk diajak bersosialisasi.  Menjadi orang introvert tidak semenyenangkan dan juga tidak seburuk dari kata sosial. Namun, lebih nyaman berada di dalam bubble yang kita buat dan hanya mengizinkan beberapa orang yang sama untuk memasuki bubble itu. Entah itu bisa dikatakan cenderung individualis atau antisosial. Tapi, sebenarnya introvert hanya memilah-milah siapa yang benar-benar cocok untuk diajak bersosial di dalam bubble. Dalam berkomunikasi entah itu orang baru atau lama gue terlihat friendly dengan suasana. Gue terlihat heboh, penuh jokes, dan hal-hal lain yang mencairkan suasana. Namun, jika ditelaah gue adalah introvert yang memiliki teman yang hanya bisa dihitung pakai jari. Tidak semua dalam berk...

My Way

Gambar
Kemarin, saya benar-benar mendapatkan 'something' yang berharga setelah diri saya terhuyung antah berantah setahun lalu. Ini bukan berupa benda ataupun hal-hal yang kasat mata. Namun, sesuatu yang hanya bisa dirasakan terlebih diri saya sendiri. Ini sangat berarti dalam diri saya. Alhamdulillah saya bisa melewati setahun itu. Allah yang selalu membimbing saya, Allah yang selalu mendekap saya, Allah yang selalu membantu saya bangkit. Melalui perantara orang-orang di sekitar saya. Begitu banyak asam manis pahit asin setahun lalu yang membuat saya tertekan. Sekarang Allah pun masih membimbing dan menunjukkan bahwa inilah yang terbaik buat saya. Saya sangat belajar banyak tentang setahun lalu. Kisah yang begitu berbekas di benak saya. Membuat saya lebih dewasa dalam bertindak. Kesabaran dan keikhlasan menjahit semuanya tanpa celah. Ini diri saya, ini jati diri saya yang perlahan telah kembali setelah sekian lama tenggelam dan terkubur. Semua karena kesabaran dan keikhla...

Bersembunyi Di Balik Keyboard

Gambar
Semesta berupa penghuni-penghuninya. Semesta dengan semua keindahannya. Semesta dengan semua tipu dayanya. Semesta dengan semua sandiwaranya. Semesta dengan semua kebohongannya.  Manusia memiliki lidah seperti belati yang dengan mudahnya melintir kata.  Manusia dengan keelokannya dengan lihai berakting di panggungnya sendiri. Manusia dengan egonya yang tidak peduli akan perasaan orang lain. Ekhm itu manusia atau bukan? Manusia? Ok baiklah itu manusia. Apakah kalian sadar bahwa ada tipe; Manusia yang did anything dengan menggunakan hati kecilnya. Manusia apabila dihujam akan menangis. Manusia yang apabila di tinggalkan akan terisak. Manusia yang merasakan sakit hati karena perbuatan manusia yang lain. ATAU KOMBINASI DARI KEDUA TIPE MANUSIA DI ATAS. Ok sob, berpikir sejenak. Sebejat-bejat, sekasar-kasar, setidak-tidak pedulinya manusia terhadap orang lain pasti juga akan masuk pada tipe manusia yang apabila dihujam akan merasa sedih. D...