My Way
Kemarin, saya benar-benar mendapatkan 'something' yang berharga setelah diri saya terhuyung antah berantah setahun lalu. Ini bukan berupa benda ataupun hal-hal yang kasat mata. Namun, sesuatu yang hanya bisa dirasakan terlebih diri saya sendiri. Ini sangat berarti dalam diri saya.
Alhamdulillah saya bisa melewati setahun itu. Allah yang selalu membimbing saya, Allah yang selalu mendekap saya, Allah yang selalu membantu saya bangkit. Melalui perantara orang-orang di sekitar saya.
Begitu banyak asam manis pahit asin setahun lalu yang membuat saya tertekan.
Sekarang Allah pun masih membimbing dan menunjukkan bahwa inilah yang terbaik buat saya.
Saya sangat belajar banyak tentang setahun lalu. Kisah yang begitu berbekas di benak saya. Membuat saya lebih dewasa dalam bertindak. Kesabaran dan keikhlasan menjahit semuanya tanpa celah.
Ini diri saya, ini jati diri saya yang perlahan telah kembali setelah sekian lama tenggelam dan terkubur.
Semua karena kesabaran dan keikhlasan yang dipenuhi dengan air mata dan panjatan doa tanpa henti.
Alhamdulillah saya bisa melewati setahun itu. Allah yang selalu membimbing saya, Allah yang selalu mendekap saya, Allah yang selalu membantu saya bangkit. Melalui perantara orang-orang di sekitar saya.
Begitu banyak asam manis pahit asin setahun lalu yang membuat saya tertekan.
Sekarang Allah pun masih membimbing dan menunjukkan bahwa inilah yang terbaik buat saya.
Saya sangat belajar banyak tentang setahun lalu. Kisah yang begitu berbekas di benak saya. Membuat saya lebih dewasa dalam bertindak. Kesabaran dan keikhlasan menjahit semuanya tanpa celah.
Ini diri saya, ini jati diri saya yang perlahan telah kembali setelah sekian lama tenggelam dan terkubur.
Semua karena kesabaran dan keikhlasan yang dipenuhi dengan air mata dan panjatan doa tanpa henti.
La tahzan innallaha ma'ana
Komentar
Posting Komentar