Postingan

Menampilkan postingan dari 2021

Teman dan Temanu

Di umur seperempat abad kita harus menyadari bahwa yang benar-benar disebut dengan teman hanya dapat dihitung dengan jari.  Di kondisi gue yang sekarang mencari teman yang bermanfaat bagi waktu itu langka banget. Pada suatu kondisi ketika gue keluar rumah, tiba-tiba di kepala gue seakan nyeletuk "kau harus terima bahwa teman yang kau anggap teman itu cuma mereka." Dan di saat itu pula hatiku menerima dengan lapang, "iya tidak apa-apa. Walaupun hanya bisa di hitung dengan jari setidaknya mereka cukup bermanfaat." Yup, gue bilang mereka cukup bermanfaat.  Karena ketika gue bersama salah satu dari mereka gue dapat 'sesuatu' yang gue ga dapat di orang lain.  Gue ga nyaman dengan perbincangan ngegibah kejelekan orang, ataupun cuma duduk dan selfie-selfie cantik di cafe. Memory penuh, dompet terkuras.  Sebenarnya ya, menurut gue. Kita tuh harus punya teman curhat setidaknya 1 orang. Kalau bisa orangnya pendengar terbaik. Itu udah cukup banget. Untuk meminimalisir ...