Rosi's day
Wah gue udah 19 tahun sob. Ga terasa banget.
Pertama saya mengucapkan puji syukur kepada Allah swt. karena hingga sekarang saya masih diberi kesempatan untuk menghirup, masih di beri kesempatan untuk bisa memperpaiki diri sebelum menghadap-Nya.
Kemudian untuk kedua orangtua saya. Mungkin kata terima kasih tidaklah cukup. Tapi untuk sekarang hanya itu yang bisa saya lakukan. Terima kasih banyak yang selama ini telah membesarkan saya. YaAllah berilah mereka kesehatan agar saya bisa membalas jasa mereka.
Dan untuk teman2 yang telah mendoakan saya. Jazakillahu/jazakallahu khairon. Semoga kebaikan atas doamu akan berbalik padamu juga.
19, pra memasuki seperempat abad.
Gue semakin sangat sadar siapa orang2 yang pantas digenggam di umur gue yang sudah banyak ini. Gue akan memfilter orang2 yang selama ini hanya memberi dampak negatif dalam hidup. Tidak ada pintu lagi buat kalian. Namun kalian masih ada dalam lingkaran pertemanan.
Gue bertanya-tanya, 2 3 4 5 tahun ke depan gue bakal seperti apa? Sudah berbuat apa aja? Jadi manusia yang berguna tidak?
Gue yakin gue bukan satu-satunya makhluk yang bertanya-tanya seperti itu. Karena di umur kita yang hampir memasuki seperempat abad, pertanyaan seperti itu akan bermunculan.
'Kita akan mempertanyakan semua yang ada pada diri sendiri'
Entah itu jati diri, passion, keinginan, agama, arti kita hidup, tujuan kita hidup.
Jangan menganggap bahwa kedewasaan seseorang berbanding lurus dengan umur. Umur hanya sebuah angka yang menandakan kamu telah hidup berapa lama. Namun kedewasaan kita tidak tahu, di usia berapa kita pantas dikatakan dewasa.
Banyak dari orang-orang yang sudah melewati angka 20 namun pikiran dan tingkahnya masih kekanakan.
Dewasa itu yang seperti apa sih?
Nah kalau kalian ada yang mempertanyakan ke orang lain dewasa itu 'seperti apa'. Dewasa tidak perlu ditanyakan bagaimana, seperti apa. Kalian akan merasakan sendiri rasa kedewasaan itu pada diri kalian.
Tanyakan pada diri kalian sendiri. Apakah saya sudah dewasa? Hati kalian akan menjawab. Dan jawaban dari hati tak akan pernah bohong.
Pertama saya mengucapkan puji syukur kepada Allah swt. karena hingga sekarang saya masih diberi kesempatan untuk menghirup, masih di beri kesempatan untuk bisa memperpaiki diri sebelum menghadap-Nya.
Kemudian untuk kedua orangtua saya. Mungkin kata terima kasih tidaklah cukup. Tapi untuk sekarang hanya itu yang bisa saya lakukan. Terima kasih banyak yang selama ini telah membesarkan saya. YaAllah berilah mereka kesehatan agar saya bisa membalas jasa mereka.
Dan untuk teman2 yang telah mendoakan saya. Jazakillahu/jazakallahu khairon. Semoga kebaikan atas doamu akan berbalik padamu juga.
19, pra memasuki seperempat abad.
Gue semakin sangat sadar siapa orang2 yang pantas digenggam di umur gue yang sudah banyak ini. Gue akan memfilter orang2 yang selama ini hanya memberi dampak negatif dalam hidup. Tidak ada pintu lagi buat kalian. Namun kalian masih ada dalam lingkaran pertemanan.
Gue bertanya-tanya, 2 3 4 5 tahun ke depan gue bakal seperti apa? Sudah berbuat apa aja? Jadi manusia yang berguna tidak?
Gue yakin gue bukan satu-satunya makhluk yang bertanya-tanya seperti itu. Karena di umur kita yang hampir memasuki seperempat abad, pertanyaan seperti itu akan bermunculan.
'Kita akan mempertanyakan semua yang ada pada diri sendiri'
Entah itu jati diri, passion, keinginan, agama, arti kita hidup, tujuan kita hidup.
Jangan menganggap bahwa kedewasaan seseorang berbanding lurus dengan umur. Umur hanya sebuah angka yang menandakan kamu telah hidup berapa lama. Namun kedewasaan kita tidak tahu, di usia berapa kita pantas dikatakan dewasa.
Banyak dari orang-orang yang sudah melewati angka 20 namun pikiran dan tingkahnya masih kekanakan.
Dewasa itu yang seperti apa sih?
Nah kalau kalian ada yang mempertanyakan ke orang lain dewasa itu 'seperti apa'. Dewasa tidak perlu ditanyakan bagaimana, seperti apa. Kalian akan merasakan sendiri rasa kedewasaan itu pada diri kalian.
Tanyakan pada diri kalian sendiri. Apakah saya sudah dewasa? Hati kalian akan menjawab. Dan jawaban dari hati tak akan pernah bohong.
Komentar
Posting Komentar