Bersembunyi Di Balik Keyboard

Semesta berupa penghuni-penghuninya.

Semesta dengan semua keindahannya.

Semesta dengan semua tipu dayanya.

Semesta dengan semua sandiwaranya.

Semesta dengan semua kebohongannya. 


Manusia memiliki lidah seperti belati yang dengan mudahnya melintir kata. 

Manusia dengan keelokannya dengan lihai berakting di panggungnya sendiri.

Manusia dengan egonya yang tidak peduli akan perasaan orang lain.

Ekhm itu manusia atau bukan?

Manusia? Ok baiklah itu manusia.



Apakah kalian sadar bahwa ada tipe;

Manusia yang did anything dengan menggunakan hati kecilnya.

Manusia apabila dihujam akan menangis.

Manusia yang apabila di tinggalkan akan terisak.

Manusia yang merasakan sakit hati karena perbuatan manusia yang lain.

ATAU KOMBINASI DARI KEDUA TIPE MANUSIA DI ATAS.

Ok sob, berpikir sejenak. Sebejat-bejat, sekasar-kasar, setidak-tidak pedulinya manusia terhadap orang lain pasti juga akan masuk pada tipe manusia yang apabila dihujam akan merasa sedih.

Dan selembut-lembut, sesabar-sabarnya manusia apabila dihujam pasti pernah ingin melakukan hal yang di luar kemampuannya.

KARENA SEMUA MANUSIA MEMILIKI HATI YANG DICIPTAKAN ALLAH UNTUK MERASAKAN BERJUTA JUTA PERASAAN.

Kalian sesuka hati kalian menertawai seseorang sekencang-kencangnya, mengolok-olok sebenci-bencinya, dan melakukan hal yang ingin dilakukan; meninggalkannya, membuatnya patah hati, membuatnya terisak.

Tapi apakah kalian sadar bahwa yang kalian lakukan itu kepada siapa? The Human.


Lo melihatnya sebagai apa? Sesuatu hal yang pantas disakitin gitu? Jadi secara tidak bersalah lo ngelakuin apa yang lo inginkan dengan tidak peduli akan perasaannya? Mungkin menurut lo itu hal yang 'tidak terlalu sakit'. Hey tapi siapa yang tahu? Tingkat perasaan setiap orang berbeda-beda. Mungkin kalau lo di gituin ya lo bakal baik-baik saja mungkin, atau lo ga terlalu sakit, mis: ditinggalin, atau apalah. Tapi, sob ada tipe manusia yang begitu rapuh dibanding diri lo. Cobalah mengerti dan jangan menjadi selfish. Kita hidup itu berdampingan. Ga semua harus sama dengan lo. TIDAK.

Bayangkan dirimu berada di posisinya.

Huh! Gue itu kadang mikir. Orang-orang yang melakukan itu punya otak ga sih? Punya akal ga sih?

Woy! Apa lu mau diperlakukan seperti itu juga? Huh! Mau?

Tidak sedikit dari orang-orang yang memfungsikan keyboard sebagai perisainya. Di balik keyboard mereka bebas merangkai kata. Mereka bebas mengutarakan.

Dan tidak sedikit orang memfungsikan keyboard sebagai pelampiasan rasa sakitnya. Dan di part ini, kadang keyboard lebih mengerti ketimbang manusia.

Sob, cobalah untuk memahami perasaan orang lain juga dengan menempatkan dirimu berada diposisinya.

Sebenarnya banyak yang ingin gue tulis tapi sayangnya gue kehabisan-kata. Terlalu banyak populasi manusia yang tidak berperasaan.

Ingat Qoute ini, please;

Jangan melakukannya kepada orang lain jika kamu sendiri tidak menyukainya.

Itu salah satu quote dari sahabat saya yang begitu mengetuk hati saya sampai sekarang (semoga terus berlanjut). Dan semoga dapat mengetuk hati kalian juga.

Satu lagi quote untuk kalian;

World can be better place. If you know how to speak each other and see each other as a human being. Gitasavitri.

Maaf atas ketidaknyamanan ini karena pengalaman diri saya yang telah dikecewakan. Hiks.





Komentar

  1. Bgitulah sifat orang jaman sekarang. Btw, Tanteku pernah mengatakan bahwa sedekat apapun dirimu pada manusia, jangan pernah sepenuhnya percaya apalagi bergantung padanya. Taukan rasanya kalau kepercayaan seseorang itu dirusak? Nah gitu maksudnya.

    Ngomong2 saya suka kata2nya mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul sob. Sama halnya dengan seperti 'jangan berharap pada makhluk, tapi berharaplah pada Allah'. Niscaya Allah akan memberimu.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nyoba Doang

The Human Being

Sepenggal Cerita Untuk Kalian