23:59pm

Baru saja gue mendapatkan sebuah quote dari dia yang berinisial G yang bertuliskan :

Kindness is free sprinkle that stuff everywhere.

Sangat bermakna walaupun familiar. Kurasa setiap makhluk yang hidup di bumi ini perlu di ketuk dengan quote ini. Kurang lebih inti dari quote-nya;

Kebaikan itu tidak perlu di waktu dan tempat tertentu untuk dilakukan. Tidak juga menunggu seseorang untuk berbuat baik lebih dulu. Everywhere you stand, you have to spread any kindness.

Ibu gue selalu bilang ke gue dan semua adek gue "Kalau kita baik sama orang maka mereka juga akan baik ke kita tanpa perlu kita menunggu kebaikannya tiba duluan."

Kadang tuh ya di jalan kita ketemu teman lama, dalam hati kita berharap dia yang nyapa kita duluan, kalau dia tidak nyapa kita duluan kita tidak bakalan nyapa dan akhirnya saling melewati satu sama lain. Istilahnya kita pura-pura buta sementara hanya karena tidak ingin menyapa lebih dulu soalnya takut dikacangin, atau apalah. Ok, ketakutan itu yang membuat kebaikan menjadi susah untuk dilakukan walaupun hanya sekedar menyapa. Padahal bisa jadi kalau kita menyapa lebih dulu dan disambut baik olehnya, dia bakal ingat kebaikan itu dan mungkin saja dapat mengubah sikapnya, yang awal-awal dia jutek sama orang akhirnya bisa easy going.

Kita memang tidak tahu apakah kebaikan yang kita lakukan dapat mengubah tingkah laku seseorang. Kalaupun tidak Its ok berbuat baik tidak ada salahnya kok.

Jadilah manusia yang menjadi contoh kebaikan bagi manusia lain. Karena itu efeknya sangat luar biasa. Baik untuk dirimu terlebih untuk dirinya.

Selain itu lawan kata dari Kebaikan adalah kebencian. Ini salah satu dari akibat apabila kebaikan yang kita lakukan sama sekali tidak dihargai atau malah dibalas dengan keburukan. Kadang ada sebagian orang yang membenci orang lain tanpa sebab. Mereka hanya membenci orang itu bahkan orang yang tidak pernah melakukan antarkomunikasi sekalipun.

Manusia itu lucu yang dipenuhi dengan berjuta-juta perasaan. Itulah hal terberat bagi manusia untuk melawan hawa nafsu. Seperti yang dikatakan Rasulullah;

Perang yang paling berat adalah perang melawan hawa nafsu.

Mungkin itu adalah salah satu penyebab mengapa seseorang bisa membeci orang lain tanpa alasan.

Ibu gue juga pernah bilang "Jika seseorang berbuat jahat padamu maka mengalah dan merendahlah maka kau akan menang. Walaupun bukan di mata manusia tapi kau menang di mata Allah."

Orang yang membuat gue sangat kecewa, gue tidak pernah berniat untuk membeci apalagi membalas. Gue hanya merasakan dan menikmati rasa kekecewaan itu. Lama. Hingga gue lupa rasanya walaupun masih terekam jelas semua perbuatannya. Karena gue memiliki prinsip; memendam kebencian kepada seseorang;
1. Tidak ada gunanya
2. Tidak ada gunanya
3. Tidak ada gunanya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nyoba Doang

The Human Being

Sepenggal Cerita Untuk Kalian